
Foto: Taschen Verlag
Sebuah perjalanan melalui sejarah warna
“The Book of Colour Concepts” membawa pembaca dalam perjalanan budaya dan sejarah yang menarik melalui sejarah warna, mulai dari lukisan gua pertama pada masa prasejarah hingga sistem warna yang rumit di era modern. Setiap bab dalam buku setebal lebih dari 800 halaman dengan desain yang mewah ini menjelaskan secara rinci makna budaya, psikologis dan estetika warna bagi umat manusia dan perkembangannya dari waktu ke waktu. Dengan ilustrasi dan pelat warna yang langka, buku ini secara khusus mengeksplorasi fungsi dan signifikansi warna dalam berbagai budaya, bagaimana persepsi kita tentang warna telah berubah dari waktu ke waktu dan pengaruh formatif apa yang mereka miliki terhadap ilmu pengetahuan, agama, seni, desain, dan mode, misalnya.

Foto: Taschen Verlag
Seni dan ilmu pengetahuan tentang warna
Buku ini menyatukan lebih dari 65 karya langka dari seluruh dunia dan dengan demikian menawarkan wawasan yang unik ke dalam sejarah teori warna. Ilustrasi artistik dari lingkaran dan bulatan warna, tabel dan diagram menjadi saksi, tidak hanya keindahan artistik teori warna, tetapi juga ketepatan ilmiah yang digunakan oleh para cendekiawan dan seniman untuk memahami esensi warna. Berbagai ilustrasi menjelaskan bahasa universal warna dan mengilustrasikan hubungan yang kompleks antara warna dan persepsi. Halaman-halaman buku yang dirancang dengan penuh cinta ini bertindak seperti jendela ke dalam jiwa warna dan membuka mata kita pada kemungkinan tak terbatas dari aplikasi dan interpretasinya.

Foto: Taschen Verlag
Variasi pengukur warna
Kontribusi luar biasa dari buku ini tidak hanya mencakup teks klasik seperti “Opticks” karya Newton atau “On the Theory of Colour” karya Goethe, tetapi juga karya-karya yang kurang dikenal, seperti “Bildnerische Form- und Gestaltungslehre” karya Paul Klee dan Colour Studies (Haishoku Soukan) karya Sanzo Wada, yang menyajikan perspektif yang berubah-ubah mengenai teori warna. Keragaman pendekatan yang disajikan – dari sistem warna spiritual hingga klasifikasi ilmiah dan interpretasi artistik – menunjukkan betapa beragamnya kajian tentang warna. Yang terutama patut dicatat adalah penyertaan karya-karya dari para wanita, yang sering kali hanya menjadi bayang-bayang dalam sejarah teori warna. Kontribusi mereka, seperti “bintik-bintik warna” inovatif Mary Gartside atau seni visioner Hilma af Klint, membuka perspektif baru tentang hubungan antara warna dan kreativitas.

Foto: Taschen Verlag
Makna budaya dari warna
Esai dan analisis yang dipilih secara cermat dalam “The Book of Color Concepts” tidak hanya menawarkan tinjauan umum mengenai konteks historis dan budaya dari teori warna, tetapi juga wawasan yang mendalam mengenai karya-karya individual. Teks-teks ini memperjelas betapa pentingnya warna dalam kehidupan kita dan bagaimana warna dapat membentuk emosi, ide, dan bahkan identitas sosial. Editor Alexandra Loske dan Sarah Lowengard telah berhasil menggabungkan penelitian akademis dengan narasi yang hidup dan, dengan dukungan yang signifikan dari Taschen-Verlag, telah menciptakan sebuah karya referensi yang instruktif dan menghibur bagi siapa pun yang tertarik dengan berbagai makna warna yang sering kali tersembunyi dalam budaya dan sejarah kita.
DatA
| Judul | The Book of Colour Concepts (Buku konsep warna – Terj. Ed.) |
| Penyunting | Alexandra Loske, Sarah Lowengard |
| Penerbit | Taschen Verlag |
| Mengikat | Sampul keras |
| Halaman | 846 halaman, lebih dari 1000 ilustrasi berwarna |
| Bahasa | Bahasa Jerman, Inggris, Prancis, Spanyol |
| Dimensi | 24.3 x 30.4 cm |
| ISBN | 9783836595650 |
| Harga | 150 € |
Informasi lebih lanjut
Informasi lebih lanjut mengenai buku “The Book of Colour Concepts” (EN) (Iklan) dapat ditemukan di situs web Taschen-Verlag.
Compliance
The book was kindly made available to us by the publisher. The presentation and rating of HYPERMADE remains independent of this and is based solely on the content of the book.
